Skip to Content

Wawancara Dengan Direktur PNBP

Setelah lebih dari satu dasawarsa dijadikan sebagai landasan pengelolaan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), UU No. 20 Tahun 1997 akhirnya harus melalui tahap revisi. Proses tersebut diperkuat dengan telah masuknya revisi UU 20/1997 sebagai salah satu Program Legislasi Nasional 2010-2014.

Mengamankan Pelaksanaan APBN 2012

Kebijakan pemotongan belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dilakukan Pemerintah. Kebijakan ini dilakukan untuk mengamankan pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2012. Pemerintah memotong anggaran belanja K/L Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp.18,91 triliun. Langkah ini diambil setelah sebelumnya dilakukan pembahasan secara intensif dalam rapat kabinet terbatas dengan Presiden dan Wakil Presiden. Besaran pemotongan anggaran belanja masing-masing K/L telah diusulkan Pemerintah kepada DPR RI melalui Nota Keuangan dan RAPBN-P Tahun Anggaran 2012.

Langkah-Langkah DJA dalam Penyusunan Pagu Indikatif Tahun 2013

Dalam proses penyusunan Pagu Indikatif 2013, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) telah melakukan pemantapan penerapan Anggaran Berbasis Kinerja (ABK). Pemantapan ABK dilakukan dengan kebijakan (i) menyempurnakan pola pengalokasian anggaran yang mengacu pada prinsip money follow function, (ii) memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada Pengguna Anggaran (PA)/Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pelaksanaan anggaran melalui penyederhanaan struktur anggaran dan jenis belanja.

KTM UGM sebagai Tiket Transjogja

Salah satu pengembangan fungsi KTM adalah pengitegrasian fungsi tiket trans jogja. Mahasiswa yang telah berlanggaran trans jogja akan lebih merasa praktis dengan sistem ini, karena tiket yang di bawa berlanggarana telah diintegrasiakn dengan KTM, sehingga hanya perlu satu kartu saja.
Keuntungann yang lain adalah harga jasa yang lebih murah dengan model berlagganan mahasiswa akan mendapatkan potongan harga yang kompetitif sehingga menjadi lebih murah dibandingkan apabila setiap naik harus membeli tiket.

Fenomenologi, Munculkan Perencana Kota Berkarakter

Perencanaan kota moderen (modern planning) merupakan sistem perencanaan kota yang dinilai mampu memberikan solusi terhadap persoalan urbanisasi di kota-kota besar di dunia. Sayangnya, pendekatan ini telah menyederhanakan asumsi bahwa terdapat hubungan yang sangat positif antara pikiran yang tumbuh di tengah masyarakat, kepentingan kapitalis, dan intervensi yang dilakukan pemerintah kota sehingga perencanaan kota diyakini mampu membuat kota menjadi terpadu sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat.

Presentasi dan Pendampingan Penyusunan RKT 2012

Berkaitan dengan penyusunan Rencana Kinerja Tahunan 2012, Direktorat Perencanaan dan Pengembangan UGM melanjutkan dengan kegiatan berupa Pendampingan Penyusunan Kertas Kerja RKT 2012 pada hari Kamis tanggal 7 Juli 2011 bertempat di ruang sidang Direktorat Perencanaan dan Pengembangan. Pendampingan dibagi dalam tiga tahapan waktu dan dipandu oleh masing-masing 2 staf dari Dit. Renbang UGM.

Workshop Standarisasi Ruang

Pada hari selasa tanggal 28 Juni 2011, kegiatan sosialisasi penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan RKAT atau Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan 2012 kembali dilaksanakan. Bertempat di ruang sidang Multimedia Gedung Pusat UGM, para kepala pusat studi di UGM yang berjumlah 28 pusat studi dan seorang staf yang membidangi hal ini mengikuti acara tersebut. Meskipun RKT dan RKAT sudah dilaksanakan setiap tahun, namun kegiatan sosialisasi ini tetap dipandang perlu agar penyusunan RKT dan RKAT unit kerja di UGM semakin sempurna dari waktu ke waktu.

Sosialisasi Penyusunan RKT dan RKAT 2012

Seperti halnya tahun-tahun yang lalu, pada bulan Juni kegiatan yang berkaitan dengan penyusunan RKT yaitu Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) mulai dijalankan. Diawali dengan pertemuan dengan agenda acara sosialisasi penyusunan RKT dan RKAT 2012 kepada para Dekan dan Wakil Dekan Fakultas yang membidangi administrasi, keuangan, dan SDM, Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Pasca Sarjana, serta Plt. Direktur dan Wakil Direktur Sekolah Vokasi. Pertemuan pertama ini diadakan pada hari selasa 21 Juni 2011 di Ruang Sidang Multimedia UGM.

Kunjungan Pusat Implementasi Masterplan ITS ke Direktorat Perencanaan dan Pengembangan UGM dalam Rangka Studi Banding Masterplan

Hari Senin 16 Mei 2011 pukul 08.30 bertempat di ruang sidang Direktorat Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) UGM, Sutji Umini, SH., MM. selaku sekretaris Direktorat beserta staf Direktorat Perencanaan dan Pengembangan menerima kedatangan 11 orang perwakilan dari Pusat Implementasi Masterplan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (PIMPITS) yang dipimpin oleh Ir. Chomaedi, CESS. Tujuan kedatangan tersebut adalah untuk studi banding mengenai masterplan serta pembangunan gedung-gedung baru yang ada di UGM.

Pendampingan Penyusunan Dokumen ISO 9001:2008 Delapan Layanan di KPU

Sejak tahun 2009 UGM telah menerapkan system manajemen mutu ISO 9001:2008 di Kantor Pusat Universitas (KPU). Penerapan sistem ISO tersebut bertujuan untuk menjadikan UGM sebagai universitas yang mandiri dan bertatakelola baik (good university governance) sesuai dengan Renstra UGM 2008 -2012. Pada saat ini, sudah terdapat 30 layanan utama dari 11 unit kerja yang ada dilingkungan KPU yang telah mengimplementasi ISO 9001:2008.

Syndicate content